Jumlah penderita HIV AIDS di Jayawijaya hingga Mei 2008 lalu 179 orang. Hanya dua orang yang Non Papua. Jumlah ini akan terus bertambah seiring terbatasnya fasilitas kesehatan dan rendahnya pemahaman terhadap bahaya wabah ini.
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Wamena’
Model Pemberdayaan Perempuan Papua di Wamena, Jayawijaya
In Ekonomi on Rabu, November 12, 2008 at 3:12 pmDilaporkan oleh: Parjoko Midjan
Sumber: www.menkokesra.go.id
Juni 2008 – Deputi Menko Kesra Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Anak bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan (BPP) Papua, dan Bagian Pemberdayaan Perempuan Pemkab. Jayawijaya, pada tanggal 23 Juni 2008 mengadakan rapat koordinasi membahas kebijakan “Peningkatan Usaha Ekonomi Keluarga” dan kegiatan ”Pelatihan Kepemimpinan untuk Isteri-isteri Kepala Kampung” di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.
Mempertimbangkan Arah Sejarah Kita
In Opini on Kamis, Oktober 9, 2008 at 12:00 pm“Orang Papua bisa menikmati hak-haknya sebagai manusia, bukan menyaksikan hak-haknya dilanggar atau dikekang. Inilah artinya merdeka sebagai manusia. “
L’histoire se repete! Sejarah berulang kata orang Perancis. Apa yang pernah terjadi di masa lalu terjadi lagi di zaman ini. Dan setiap pengulangan sejarah kelam berarti air mata tercurah. Kepedihan menancapkan cakarnya lagi di lubuk hati. Lalu pertanyaan yang terdengar klise harus diungkapkan lagi: mengapa ini terjadi? Tetapi sejarah akan terus berulang sampai, pada suatu titik, orang-orang yang terlibat dalam sejarah itu membelokkannya.
Opinus Tabuni tersungkur oleh peluru yang menembus dadanya. Serentak Wamena menjadi perhatian jagat. Air mata ibu-ibu menganak sungai. Getir rasanya. Peluru telah merenggut Opinus dari antara kaumnya. Ini bukan kematian oleh peluru yang pertama di Papua. Mungkin juga bukan yang terakhir. Pertanyaannya adalah mengapa kematian oleh peluru belum berakhir? Dan, mungkinkah suatu hari kelak tidak ada lagi anak-anak Papua mati karena peluru nan kejam?
Bintang Kejora Berbuah Makar
In Politik on Minggu, Oktober 5, 2008 at 2:30 amSetiap peristiwa penting yang dirayakan masyarakat Papua kerap diselingi dengan pengibaran bendera Bintang Kejora. Walau sebagian pelaku pengibarnya dipenjara puluhan tahun, bendera Bintang Kejora terus saja berkibar. Pemerintah perlu kaji ulang kebijakan soal bendera di Papua.
Akan Kemana Kasus Wamena?
In Politik on Minggu, Oktober 5, 2008 at 1:30 amPerayaan Hari Pribumi Internasional, 9 Agustus 2008 di Lapangan Sinapuk, Wamena yang diselenggarakan Dewan Adat Papua melahirkan dua kasus hukum yang masih selidiki aparat kepolisian Papua. Pengibaran bendera Bintang Kejora dan penembakan Opinus Tabuni. Kasus mana yang akan menjadi perhatian aparat penegak hukum?
Kronologi Insiden Peringatan Hari Masyarakat Pribumi se-Dunia 9 Agustus 2008 di Wamema
In Uncategorized on Senin, September 29, 2008 at 4:58 amMASSA dari berbagai penjuru berkumpul di perempatan Tugu Pepera Kota Wamena menyambut panitia penyelenggara Peringatan Hari Masyarakat Pribumi se-Dunia, 9 Agustus 2008, Dewan Adat Baliem (DAB), Dewan Adat Papua (DAP) dan tamu undangan. Selanjutnya menuju Lapangan Sinapuk, Wamena.


